THE EFFECT USING OF DIFFERENT COWS MANURE LEVELS AND RICE HUSK ON THE QUALITY OF BIOARANG BRIQUETTES PRODUCED

  • Gerson Frans Bira Universitas Timor
  • Paulus Klau Tahuk Universitas Timor
  • Yosef J. Mau Universitas Timor
Keywords: Kualitas briket, kotoran sapi, sekam padi

Abstract

Energi merupakan persoalan yang krusial karena pertumbuahan penduduk yang pesat serta menipisnya cadangan energi. Kebutuhan bahan bakar pun semakin meningkat sehingga energi fosil semakin menipis. Diperlukan inovasi untuk menyediakan bahan bakar alternatif untuk mengatasi kebutuhan energi rumah tangga, salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan adalah briket. Briket dapat dijadikan salah satu bahan bakar alternatif yang diharapkan mampu mengatasi krisis energi karena berasal dari bahan yang ada disekitar. Pemanfaatan limbah peternakan dan pertanian merupakan salah satu alternatif yang sangat tepat untuk mengatasi naiknya harga dan kelangkahaan bahan bakar minyak. Pemanfaatan limbah dan penggunaan energi terbarukan perlu dipadukan. Pada penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah menjadi energi terbarukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan yang diulang sebanyak 4 kali. R1 : Arang kotoran sapi 80% + Arang sekam padi 15% + 5% Tepung kanji, dengan perlakuan R2 : Arang kotoran sapi 70% + Arang sekam padi 25% + 5% Tepung kanji; R3 : Arang kotoran sapi 60% + Arang sekam padi 35% + 5% Tepung kanji; R4 : Arang kotoran sapi 50% + Arang sekam padi 45% + 5% Tepung kanji. Komposisi kedua briket tersebut memiliki masa jenis yang sama (100 g) dengan tekanan 30 kg/cm2. Variabel yang diteliti adalah kadar air, kadar abu, laju pembakaran dan nilai kalor. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan sidik ragam sesuai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji jarak berganda Duncan. hasil menunjukkan bahwa penggunaan kotoran sapi dan sekam padi dengan level yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap variabel yang diteliti. Disimpulkan bahwa bahwa penggunaan 50% arang kotoran sapi, 45% arang sekam padi, dan 5 % tepung kanji menghasilkan kualitas briket terbaik dengan nilai kadar air 3,11%, kadar abu 23,72%, laju pembakaran 0,26 g/detik dan nilai kalor 1247 kal/g.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-07-31