Narasi Hijau: Eksplorasi Ekokritisisme Cerpen Digital Ruang Sastra.Com

Authors

  • Yustus Y. D. R. Rendok Universitas Timor
  • Maria Vitriana Divi Seran Universitas Timor
  • Iswan Afandi Universitas Timor
  • Juanda Universitas Negeri Makassar

Keywords:

ekokritik, lingkungan, cerpen, fenomena alam

Abstract

Ekokritik adalah kajian yang mengkritisi lingkungan melalui karya sastra. Penelitian ini mengkaji fenomena-fenomena kerusakan alam dalam cerpen, yaitu “Cerita Tentang Hujan, Hutan, dan Kita” Cerpen karya Petrus Kanisius, “ Apakah langit Akan Biru Hari Ini?” cerpen karya Rizqi Turama, dan “Bagaimana Sebuah Kampung Menuju Kematiannya” cerpen karya Sandi Firly. Tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan bentuk kerusakan lingkungan dalam cerpen. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari kutipan dalam karya sastra yang memuat berbagai bentuk kerusakan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang di fokuskan pada masalah kerusakan lingkungan yang ada dalam cerpen. Hasil penelitian menunjuk dalam cerpen “Cerita Tentang Hujan, Hutan, dan Kita” ditemukan masalah kerusakan hutan, hilangnya habitat dari hewan, bencana yang terjadi akibat kelalaian manusia, ajakan kepada orang agar melestarikan hutan. Cerpen “ Apakah langit Akan Biru Hari Ini?” karya Rizqi ditemukan masalah tentang masalah/fenomena  yang berkaitan dengan lingkungan yaitu polusi akibat kebakaran terbuka. Cerpen “Bagaimana Sebuah Kampung Menuju Kematiannya” karya Sandi Firly ditemukan masalah pemukiman yakni menggambarkan kondisi kampung yang rusak setelah pepohonan ditebang.

Downloads

Published

2024-10-29