RELASI KEKERABATAN BAHASA KEMAK DAN BAHASA TETUN DI KABUPATEN BELU
Keywords:
Kekerabatan, Leksikostatistik, Bahasa Kemak, Bahasa Tetun.Abstract
Penelitian ini berjudul “kekerabatan bahasa Kemak dan bahasa Tetun di Kabupaten Belu” menggunakan teori linguistik historis komporatif dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan relasi kekerabatan bahasa Kemak dan bahasa Tetun. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan teknik leksikostatistik. Instrumen penelitian yang digunakan dalam wawancara berupa daftar pertanyaan yang memuat 600 kosakata dasar Morris Swadesh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, teknik rekam, teknik catat dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data adalah data yang telah diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap: mengidentifikasi, mengklasifikasi dan selanjutnya di deskripsikan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan rumus perhitungan leksikostatistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kekerabatan antara bahasa Kemak dan bahasa Tetun terdapat 134 kata berkerabat, terdiri dari 71 pasangan kata identik, 2 pasangan itu memiliki korespondensi fonemis, 8 pasangan kata yang mirip secara fonetis dan 53 pasangan kata yang satu fonem berbeda. Kata yang tidak berkerabat yaitu 466 kata dengan presentase tingkat kekerabatan yaitu 22,33%. Hal ini menunjukan bahwa bahasa Kemak dan bahasa Tetun termasuk dalam tingkat kategori rumpun bahasa (stock)
References
Afria. Rengki, dkk. 2020. “Relasi Bahasa Melayu Riau, Bugis, Dan Banjar: Kajian Linguistik Historis Komparatif” . Jambi: Jurnal Ilmu Kebahasaan Dan Kesastraan.
Arikunto. S. 2002 Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Pratek. Edisi revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bere. Detantri, dkk. 2023. “Kekerabatan Bahasa Tetun Dan Dawan: Kajian Linguistik Historis Komparatif”. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah. Vol 13 No 2. https://journal.unpas.ac.id/index.php/literasi/article/download/7664/3411/37028
Bety, N. (2016). Hubungan Kekerabatan Antara Bahasa Tidung, Bahasa Kutai, Dan Bahasa Banjar. LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan, 11(2), 145-154.
Dinata, D. C. (2024). Tindak Tutur Direktif Bahasa Melayu Dialek Kayong Utara Di Desa Medan Jaya (Kajian Pragmatik) (Doctoral dissertation, IKIP PGRI PONTIANAK).
Jahdiah. 2018. “ Relasi Kekerabatan Bahasa Banjar Dan Bahasa Bali: Tinjauan Linguistik Historis Kompratif”. Kalimantan: Gramatika.
Johnson, Keith. 2008. “Quantitative Methods in Linguistics”. Malden: Blackwell Publishing.
Keraf, Gorys. 1996. “Linguistik Bandingan Historis”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Lopes, S. D. S. 2024. Relasi Kekerabatan Bahasa Bunak dan Bahasa Kemak. Skripsi, tidak dipublikasikan. Universitas Timor.
Mahendra. Dian, Hendrokumoro. 2022. ”Relasi Kekerabatan Bahasa Sasak Dan Bahasa Banjar”. Deiksis. Vol 14 No 2
Mahsun. 2017. “Metode Penelitian Bahasa:Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya”. Depok: Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Masrukhi, M. (2017). Kesalahan gramatika bahasa Arab pada tulisan mahasiswa Prodi Sastra Arab UGM. Center of Middle Eastern Studies (CMES), 10(2), 125-135.
Nothofer, Bernd. 1990. “Tinjauan Sinkronis danDiakronis Dialek-Dialek Bahasa Jawadi Jawa Barat dan Jawa Tengah (BagianBarat)”. Tulisan Ceramah dan Diskusioleh Pusat Studi Bahasa- Bahasa Asia Tenggara-Pasifik. Yogyakarta: FakultasSastra UGM.
Parera, Jos Daniel. 1991. Kajian Linguistik Umum Historis Komparatif dan Tipologi Struktural Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.
Purwanti, R. (2020). Bahasa Austronesia dari Sumatera. Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat, 63-70.
Pusposari, Dewi. 2017. “Kajian Linguistik Historis Komparatif Dalam Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia”. Malang: Jurnal Inovasi Pendidikan. Vol 1 No 1.
Salamun, T. (2018). Relasi Kekerabatan Bahasa Hitu, Wakal, Morela, Mamala, dan Hila di Provinsi Maluku [The Family Relationship Language Hitu, Wakal, Morela, Mamala, and Hila in Maluku Province]. TOTOBUANG, 6(1).
Sanjoko, Yohanis. 2020. “Relasi Hubungan Kekerabatan Bahasa Ambai, Ansus, Dan Serui Laut Di Kepulauan Yapen”. Papua: Jurnal Totobuang. Vol 8 No 2.
Setiawan, Luh Gde Inten Purnama Sari. 2020. "Hubungan Kekerabatan Bahasa Bali dan Sasak dalam Ekoleksikon Kenyiuran: Analisis Linguistik Historis Komparatif." Jurnal Inovasi Penelitian. Vol 1 No 1.
Sudaryanto. (1992). Metode linguistik : ke arah memahami metode linguistic (Cet.3). Gadjah Mada University Press.
Sulistiyarini, S., & Hendrokumoro, H. (2023). Hubungan Kekerabatan Bahasa Jawa, Sunda, dan Makassar: Kajian Linguistik Historis Komparatif.
Surip. Muhammad, Dwi Widayati. 2019. “Kekerabatan Bahasa Jawa Dan Bahasa Gayo: Kajian Linguistik Historis Komparatif”. Jurnal Bahasa Lingua Scientia. Vol. 11 No.1
Taufik. 2018. “Relasi Kekerabatan Bahasa Hitu, Wakal, Morela, Mamala, dan Hila”. Maluku: Jurnal Totobuang. Vol 6, No 1.
Zulvanka, A., Nurjamin, A., & Haryadi, A. M. (2023). Analisis Penggunaan Abreviasi Pada Grup Facebook “Resep Makanan Kekinian”. Caraka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Bahasa Daerah, 12(1), 231-244.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mengirimkan naskahnya pada Jubindo telah memahami ketentuan yang berlaku pada jurnal ini. Jika naskah tersebut diterbitkan, hak cipta artikel itu akan diserahkan kepada Jubindo dan Universitas Timor sebagai penerbit jurnal tersebut.
Hak cipta ini meliputi hak eksklusif untuk mereproduksi dan menyiarkan artikel dalam berbagai bentuk media. Reproduksi sebagian atau keseluruhan isi jurnal ini dan segala yang melekat padanya haruslah dengan seizin Jubindo dan Universitas Timor.
Jubindo dan Universitas Timor, Dewan Editor, dan Reviewer berusaha menjamin agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam penyajian data dan pernyataan yang dikutip pada jurnal. Dalam hal naskah yang termuat berisi penghargaan pada pihak-pihak tertentu sebagai donatur atau sponsor, itu merupakan bagian yang terpisah dari Jubindo dan menjadi kepentingan penulis dengan pihak sponsor.
Semua artikel yang dimuat dalam jurnal ini bersifat Open Access dan bebas dibaca, diunduh, dan disebarluaskan oleh para pembaca selama tidak mengabaikan lisensi yang diacu oleh Jubindo: yaitu http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0


