PENERAPAN PIJAT WOOLWICH DALAM PENINGKATAN PRODUKSI ASI
DOI:
https://doi.org/10.32938/jsk.v8i2.10882Keywords:
Produksi ASI, Postpartum, Pijat WoolwichAbstract
Jika ibu dan bayi tidak senang atau menghadapi masalah saat menyusui, ini disebut menyusui tidak efektif. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) 2023 cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2022 adalah 39.598 bayi atau sebesar 77,2 % dan pada tahun 2023 menurun menjadi 16.733 bayi atau sebesar 60,7%. Massage Woolwich bertujuan untuk merangsang sel-sel mioepitel di sekitar kelenjar payudara. Rangsangan ini kemudian menuju ke hipotalamus dan dapat mendorong hipofisis anterior untuk menghasilkan hormon prolactin dan lebih banyak memproduksi ASI. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian teknik pijat woolwich pada diagnosis menyusui tidak efektif. Metode yang digunakan pada penelitian adalah rancangan penelitian studi kasus menggunakan teknik pijat woolwich sebanyak 2x sehari selama 3 hari dalam 15 menit di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Berdasarkan. Hasil evaluasi terjadi peningkatan suplai ASI pada hari ketiga sebanyak 2-3cc setelah dilakukan pijat woolwich. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran mengenai terapi pijat woolwich.
References
DAFTAR PUSTAKA
Alfanira, Hartati, S., & Meiliyani. (2026). Woolwich massage and back rolling are effective in increasing breast milk production in mothers with post-cesarean section indications of premature rupture of membranes (prom) in hospitals. Science Midwifery, 13(6).
Andrea Astuti, W., Widiyanti, D., Destariyani, E., Kebidanan, J., Kemenkes Bengkulu, P., Indragiri Nomor, J., Harapan, P., Bengkulu, K., & Besurek Jidan, J. (2023). Pengaruh Morfologi Payudara (Puting) terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif. JBJ: Jurnal Besurek Jidan, 3(1), 1–7.
Bhardwaj, G., Smitha, M. V., Jelly, P., Stephen, S., Cook, J. E., & Panda, S. (2025). Breastfeeding Challenges Experienced by Mothers Following Multiple Births—a Systematic Review and Meta-Synthesis of Quantitative, Qualitative, and Mixed-Methods Studies. Breastfeeding Medicine, 20(4), 219–230.
Ekasari, T. D., & Adimayanti, E. (2022). Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Desa Ngaglik Argomulyo Salatiga. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 4(1), 185–190.
Farida, S., Setyorini, C., & Retno, Z. M. (2022). Pijat Woolwich untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui Tahun Pertama.
Fatimah, S., Rosdiana, Nurayuda, & Anggraeni, S. (2022). The Effect Of Woolwich Massage Methods And GB 21 Point Acupuncture On Breast Milk Production. Journal Health and Science, 6(1), 17–31.
Kurniawaty, Sunarmi, & Exwa, W. R. (2023). Penerapan Pijat Oksitosin pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 3(1), 43–47.
Maryati, S., Nursifa, N., Amelia, R., & Yulianti, V. (2023). Efektivitas Pijat Woolwich terhadap Produksi ASI pada Ibu PostpartumDi PMB “N” Kabupaten Bandung. JPTK: JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN, 10(2), 13–19.
Ramadhina, A. A., & Purba, A. (2025). Implementasi Terapi Woolwich Massage Meningkatkan Produksi ASI Pasien Post Sectio Caesarea. Health and Financial Journal, 2(1), 268–275.
Rao, D. N., & Winters, R. (2023). Inverted Nipple.
Soraya, A., Hapisah, Suhrawardi, & Kirana, R. (2025). Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Usia 7-24 Bulan Di Puskesmas Alalak Selatan Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1184–1190.
Sulistyani, R. D., & Haryani, S. (2023). Gambaran Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif pada Ibu Post Partum Spontan di Puskesmas Guntur 2 Kabupaten Demak. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(1), 144–154.
World Health Organization. (2025, August 1). Peningkatan Angka Pemberian ASI di Indonesia: Ibu Perlu Dukungan Lebih. World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 rasyidatul ilma, rieh firdausi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal lisence You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.








