IMPLEMENTASI SENAM KAKI DIABETIK UNTUK MENURUNKAN RISIKO NEUROPATI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

Authors

  • Mahesa Hena Hardianti Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Ade Fitriani Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis
  • Dadi Hamdani Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

DOI:

https://doi.org/10.32938/jsk.v8i2.11013

Keywords:

Senam kaki diabetik, diabetes mellitus, neuropati perifer, asuhan keperawatan

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan neuropati perifer. Studi kasus ini menggambarkan implementasi senam kaki diabetik untuk menurunkan risiko neuropati. Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada Ny. O, perempuan berusia 70 tahun, di Ruang Dahlia BLUD RSU Kota Banjar. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan glukosa darah, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan satu kali sehari selama tiga hari, masing-masing 15 menit, dan dievaluasi menggunakan SOAPIER. Keluhan kebas dan mati rasa menurun; sensasi tumpul mulai dirasakan; akral menjadi hangat; nadi dorsalis pedis teraba kuat; warna pucat menurun; dan turgor membaik. Kadar glukosa berubah dari GDS 185 mg/dL menjadi GDP 99 dan 95 mg/dL, tetapi perubahan ini tidak dapat diatribusikan hanya pada senam kaki karena jenis pemeriksaan berbeda dan terapi medis tetap diberikan. Senam kaki diabetik dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan mandiri untuk mendukung fungsi neurovaskuler perifer pada pasien diabetes mellitus.

Author Biographies

Mahesa Hena Hardianti, Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Ade Fitriani, Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Dosen Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Dadi Hamdani, Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Dosen Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

References

Alfaqih, N. M. R., Kep, M., & Khayudin, N. B. A. (2022). Manajemen penatalaksanaan diabetes mellitus. Guepedia.

Angelina, F., & Herwanto, V. (2022). Hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku pencegahan diabetes mellitus tipe-2 pada kelompok usia produktif. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 2(2), 120-126.

Anri, A. (2022). Pengaruh indeks massa tubuh, pola makan, dan aktivitas fisik terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2. Journal of Nursing and Public Health, 10(1), 7-13.

Azizah, S. A., & Novrianti, I. (2022). Pharmacotherapy of diabetic mellitus: A review. Journal of Pharmacy and Science, 5(2), 80-91.

Bima, M. L. M. Y., Rahmayani, F., & Mutiara, H. (2023). Pendekatan diagnostik, faktor risiko, dan tatalaksana neuropati diabetik. Medical Profession Journal of Lampung, 13(1), 59-65.

Dani, E. R., Sari, I. M., & Pamukti, T. (2025). Penerapan senam kaki diabetik terhadap penurunan neuropati penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 4(7).

Ekaputri, M., Susanto, G., Paryono, P., Kusumaningtiyas, D. P. H., Aisyah, A., Al Farisi, M. F., Naryati, N., Nur, S., & Kosim, M. Y. (2024). Proses keperawatan: Konsep, implementasi, dan evaluasi. Penerbit Tahta Media.

Lestari, L., & Zulkarnain, Z. (2021). Diabetes melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 237-241.

Purnama, H., Adzidzah, H. Z. N., Solihat, M., & Septriani, M. (2023). Determinan risiko dan pencegahan terhadap kejadian penyakit diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif di Wilayah DKI Jakarta. Journal of Public Health Education, 2(4), 158-166.

Sanjaya, L. R., & Setiawan, Y. (2024). Faktor risiko diabetes melitus tipe-II pada remaja. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 8(1), 66-73.

Sari, A. D. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan komplikasi neuropati perifer pada pasien diabetes melitus di Dusun Simbaringin Wilayah Puskesmas Hajimena Lampung Selatan tahun 2025.

Sari, S. A., Fitri, N. L., Ludiana, L., Dewi, T. K., & Immawati, I. (2023). Edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang diabetes mellitus dan senam kaki diabetes. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(3), 135-138.

Septia Nurliza, E. (2025). Analisis asuhan keperawatan pada Ny. N dengan penerapan intervensi senam kaki terhadap masalah perfusi perifer tidak efektif akibat diabetes melitus tipe II di Puskesmas Meranti. STIKes Yarsi Pontianak.

Simatupang, R., & Kristina, M. (2023). Penyuluhan tentang diabetes melitus pada lansia penderita DM. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(3), 849-858.

Wiyanto, F. H., & Maryatun, M. (2023). Penerapan senam kaki diabetes terhadap sensitivitas kaki pada penderita diabetes melitus di Wilayah Puskesmas Pucangsawit. Public Health and Safety International Journal, 3(02), 105-116.

Wulandari, R. (2025). Penerapan kombinasi Buerger Allen Exercise dan senam kaki pada anggota keluarga dengan diabetes melitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Manisrenggo. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Downloads

Published

2026-08-31