Potensi Antioksidan Dan Ekstrak Etanol Pada Biji Eceng Padi

Authors

  • Dadang Fery Anjasmoro Universitas Borneo Tarakan

Keywords:

Eceng Padi, Antioksidan, DPPH, % Inhibisi, IC₅₀.

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menimbulkan kerusakan sel dan memicu berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% biji eceng padi (Monochoria vaginalis) menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Ekstrak biji eceng padi diuji pada berbagai konsentrasi (50; 100; 200; 400; dan 800 µg/mL. Parameter yang diamati meliputi nilai absorbansi, persentase inhibisi (% inhibisi), dan konsentrasi penghambatan 50% (IC₅₀). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai absorbansi menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak. Persentase inhibisi rata-rata pada konsentrasi 50 µg/mL adalah 33,9% dan meningkat hingga 89,6% pada konsentrasi 800 µg/mL. Persamaan regresi yaitu y = 20,028ln(x) - 46,858 dengan nilai R² = 0,9827 Nilai IC₅₀ ekstrak etanol 96% biji eceng padi diperoleh sebesar 126,0  µg/mL, yang termasuk kategori antioksidan sedang menuju kuat.

Downloads

Published

2026-02-11