Potensi Antioksidan Dan Ekstrak Etil Asetat Pada Biji Eceng Padi
Keywords:
Eceng padi, Antioksidan, DPPH, Inhibisi, IC₅₀Abstract
Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menimbulkan kerusakan sel dan memicu berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat biji eceng padi (Monochoria vaginalis) menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Ekstrak biji eceng padi diuji pada berbagai konsentrasi (100; 150; 200; dan 250 µg/mL). Parameter yang diamati meliputi nilai absorbansi, persentase inhibisi (% inhibisi), dan konsentrasi penghambatan 50% (IC₅₀). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai absorbansi menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak. Persentase inhibisi rata-rata pada konsentrasi 100 µg/mL adalah 61,21% dan meningkat hingga 83,62% pada konsentrasi 250 µg/mL. Persamaan regresi logaritmik yang diperoleh adalah y = 25,569ln(x) - 56,401 dengan nilai R² = 0,9837. Nilai IC₅₀ ekstrak etil asetat biji eceng padi diperoleh sebesar 64,13 µg/mL, yang termasuk dalam kategori antioksidan kuat berdasarkan kriteria standar. Temuan ini mengindikasikan bahwa biji eceng padi berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut.