Efektivitas Daun Pandan Laut Berduri (Pandanus tectorius) Dari Pesisir Pantai Tarakan Sebagai Biosorben Limbah Industri Perikanan
Keywords:
Daun Pandan Laut Berduri, Pantai Tarakan, Biosorben, Limbah Industri PerikananAbstract
Limbah hasil perikanan mengandung senyawa-senyawa seperti amonia, COD , tingkat kekeruhan dan keasaman (pH) yang ketika masuk ke lingkungan perairan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran. Kandungan selulosa yang tinggi pada daun pandan laut berduri (Pandanus tectorius) dapat dimanfaatkan sebagai biosorben untuk menyerap senyawa-senyawa yang dapat mencemari perairan sehingga kondisi perairan dapat menjadi lebih baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas daun pandan laut sebagai biosorben dalam menurunkan senyawa PH, COD, Kekeruhan dan amonia pada limbah hasil perikanan. Metode analisis ph menggunakan ph meter, amonia menggunakan spektrofotometer (SNI 06-6989;30-2005), COD Menggunakan titrasi (SNI 6989.73;2019) dan kekeruhan menggunakan Turbidimeter. Terdapat 5 perlakukan yakni A(perendaman 60 menit), B(perendaman 90 menit),C(perendaman 120 menit), D(perendaman 150 menit) dan E(tanpa perendaman serbuk daun pandan laut). Hasil uji ph tertinggi terdapat pada perlakuan C (9,28) dan terendah E(7,86). Hasil uji COD tertinggi perlakuan B (1824) dan terendah E (48). Hasil uji kekeruhan A (1581) dan terendah E (314). Hasil uji amonia tertinggi perlakukan perlakuan E (11,61) dan terendah C (2,02). Hasil uji menunjukkan terjadi penurunan senyawa amonia yang diberi perlakuan perendaman serbuk daun pandan laut sehingga dapat disimpulkan daun pandan laut memiliki efektivitas dalam mengabsor senyawa amonia pada limbah hasil perikanan.