PENGEMBANGAN MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJARAN PANCASILA TEMA KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN DIMENSI BERNALAR KRITIS DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI SISWA SMP
Keywords:
Kurikulum Merdeka, P5, Bernalar Kritis.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan modul P5, dimana pada penyusunan modul terdapat beberapa komponen modul P5 yang kurang lengkap sehingga pada penyusunan modul belum sesuai dengan komponen modul P5 kurikulum merdeka. Selain itu, sasaran dimensi yang digunakan terlalu banyak. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan modul P5 tema kearifan lokal yang valid. 2) Menghasilkan modul P5 tema kearifan lokal yang praktis. 3) Mengetahui proses peningkatan bernalar kritis siswa dalam menggunakan modul P5 tema kearifan lokal. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas VIII SMP Negeri Maubeli. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul P5 yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan , dengan nilai rata-rata 81,5% dengan kategori valid. Angket kepraktisan guru menunjukkan skor 87,5% dan angket kepraktisan siswa 81,25% dengan kategori praktis. Sementara itu, skor rata- rata pre-test 20,80% meningkat pada post-test 71,16%. Kemudian diperoleh Uji N- Gain sebesar 85% dengan kategori interpretasi tinggi. Maka, dapat disimpulkan bahwa modul P5 yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan dapat meningkatkan dimensi bernalar kritis siswa.