PERLAKUAN INVIGORASI PADA BENIH PADI DI KELOMPOK TANI PELITA DESA NOEPESU

  • Anna Tefa Universitas Timor
Keywords: benih, padi, invigorasi

Abstract

Abstrak

Penyimpanan benih dapat mengakibatkan turunnya kemampuan benih untuk menjadi bibit yang vigor. Salah satu cara yang dapat dilakukan sebelum tanam untuk memperbaiki performa benih adalah perlakuan invigorasi dengan matriconditioning (conditioning dengan menggunakan media padat lembab) pada benih. Tujuan pengabdian ini adalah petani mitra menguasai vigor dan viabilitas benih yang digunakan untuk pembibitan,  mitra dapat mengetahui dan mampu melakukan invigorasi pada benih padi untuk meningkatkan daya berkecambah, kecepatan pertumbuhan, keserempakan tumbuh dan mengurangi benih yang tumbuh abnormal pada saat persemaian. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok Tani Pelita Desa Noepesu Kabupaten Timor Tengah Utara dengan metode pelatihan dan praktek langsung di Lahan sawah petani. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat besar. Benih padi yang digunakan untuk persemaian tumbuh lebih cepat yaitu 5 hari setelah semai sudah tumbuh normal,  pertumbuhannya seragam dan memiliki daya berkecambah yang tinggi.

References

Arief R, Koes F. 2010. “Invigorasi benih”. Prosiding Pekan Serealia Nasional. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Sulawesi Selatan [internet]. ISBN : 978-979-8940-29-3. [Waktu dan tempat pertemuan tidak diketahui]. Sulawesi Selatan (ID): Balitsereal. Hlm 473-477.
Arif, R., Saenong S. 2006. “Pengaruh Ukuran Biji dan Periode Simpan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung”. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Vol. 25, No. 1: hlm 52-56.
Copeland, L.O., M. B. Mc. Donald. 2001. Principles of Seed Science and Technology. Boston: Kluser.
De, BK., Mandal, A.K., Basu, R.N. 2003. “Seed Invigoration Treatments on Different Seed Sizes of Wheat (Triticum aestivum, L) for Improved Storability and Field Emergence”. Seed Sci and Techno. 31(2):379-388.
Harris, D., A. K. Pathan., P. Gothkar., A. Joshi., W. Chivasa., P. Nyamudeza. 2001. “On-farm Seed Priming Using Participatory Methods to Rerive and Refine A Key Technology”. Agricultural System. 69: 151-164.
Ilyas S., Sutariati GAK., Suwarno FC., Sudarsono. 2002. “Matriconditioning Improved Quality and Protein Level of Medium Vigor Hot Pepper Seed”. Seed Technol. 24:65-75.
Ilyas S. 2006. Seed Treatment Using Matriconditioning to Improve Vegetable Seed quality.
Ilyas S. 2012. Ilmu dan Teknologi Benih: Teori dan Hasil-Hasil Penelitian. Bogor: IPB Press. 138 p.
Khan AA. 1992. “Preplant Physiological Seed Conditioning”. Di dalam: Janick J, editor. Horticultural Reviews. New York (US): Wiley and Sons. Hlm 131-181.
Koes, F., Arif R. 2011. “Pengaruh Perlakuan Matriconditioning terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Jagung”. Seminar Nasional Serealia. Hlm 548-555.
Mariska, I. 2006. “Identifikasi Somaklon Padi Gajah Mungkur, Towuti dan IR 64 Tahan Kekeringan Menggunakan Polyethylene Glycol”. Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian : Bogor. Bul. Agron. (34) (2); 71-78.
Robi’in. 2007. “Perbedaan bahan kemasan dan periode simpan dan pengaruhnya terhadap kadar air benih jagung dalam ruang simpan terbuka”. Buletin Teknik Pertanian, 12 (1):81-91.
Ruliyansyah, A. 2011. “Peningkatan Performa Benih Kacang-Kacangan dengan Perlakuan Invigorasi”. Jurnal Tek. Perkebunan dan PSDL vol 1:13-18.
Rusmin, D. 2004. Peningkatan viabilitas benih jambu mete (Anacardium occidentale, L) melalui invigorasi. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik.
Sadjad, S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. Jakarta: PT Grasindo.
Sadjad S., Murniati E., Ilyas S. 1999. Parameter Pengujian Vigor Benih dari Kompratif ke Simultif. Grasindo PT Sang Hyang Seri : Jakarta.
Sutariati, G.A.K., Zul’aiza, Darsan, S., Kasra, LD.M.A., Wangadi, S. Mudi, L. 2014. “Invigorasi Benih Padi Gogo Lokal untuk Meningkatkan Vigor dan Mengatasi Permasalahan Dormansi Fisiologis Pascapanen”.
Taylor AG, Allen PS, Bennett MA, Bradford KJ, Burris JS, Misra MK. 1998. Seed enhancements. Seed Science Research. 8(2):245-256.
Utomo, B. 2006. Ekologi Benih. Medan: karya ilmiah Universitas Sumatera Utara.
Yullianida. 2004. Pengaruh Antioksidan sebagai Perlakuan Invigorasi Benih sebelum Simpan terhadap Daya Simpan Benih Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Skripsi. Fakultas Pertanian. IPB. Bogor. 40 hal.
Published
2018-08-29
How to Cite
Tefa, A. (2018). PERLAKUAN INVIGORASI PADA BENIH PADI DI KELOMPOK TANI PELITA DESA NOEPESU. Bakti Cendana, 1(1), 1-10. Retrieved from https://jurnal.unimor.ac.id/BC/article/view/14