Aplikasi Teknologi Fermentasi Jerami Padi Sebagai Sumber Pakan Alternatif Ternak Sapi Bali Untuk Mengatasi Kekurangan Pakan Di Kelompok Tani Nek’to Noapala Desa Kiuola Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU

  • Oktovianus R Nahak Universitas Timor
  • Maria Magdalena Kolo Program Studi Kimia Universitas Timor
  • Hilarius Y Sikone Universitas Timor

Abstract

Kelompok Tani Nek’To Noapala terletak di Desa Kiuola Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Desa ini memiliki beberapa potensi pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan oleh petani, salah satunya tanaman padi (Oriza sativa L.) dan hasil ikutan dari tanaman padi tersebut dimanfaatkan untuk produktivitas ternak sapi. Jerami padi merupakan limbah dari tanaman padi sebagai pakan ternak memiliki kadar protein rendah, berserat tinggi dan berdaya cerna rendah sehingga diperlukan adanya suatu perlakuan yaitu dengan teknologi fermentasi. Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian ini berupa FGD( Foccus Discussion Group) dan praktek secara langsung. Proses fermentasi dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap fermentasi dan pengeringan. Proses fermentasi berlangsung selama 21 hari secara anaerob. Hasil yang diperoleh yaitu jerami padi hasil fermentasi yang memiliki kualitas fisik cukup baik diantaranya memiliki tekstur yang lembut, warna kuning kecoklatan dan aroma seperti tapeserta hasilnya langsung diaplikasikan ke ternak sapi. Disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkhususnya anggota kelompok tani Nek’To Noapala Desa Kiuola  tentang pemanfaatan jerami padi secara fermentasi sebagai pakan alternatif bagi ternak sapi

References

Amin, M., Sofyan, D.M., Oscar, Y., Mohammad, I. 2015. Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Jerami Padi Amoniasi Yang Ditambah Probiotik Bacillus Sp. Jurnal ilmu dan teknologi peternakan Indonesia, volume 1 (1): 8-13: desember 2015 ISSN: 2460-6669

Antonius. 2009. Potensi jerami padi hasil fermentasi probion sebagai bahan pakan dalam ransum sapi Simmental. Seminar nasional teknologi peternakan dan veteriner. 240-245.

Hidayat, N. 2006. Mikrobiologi industri. Penerbit Andi offset. Yogyakarta.

Haryanto, B. 2003. Jerami Padi Fermentasi Sebagai Ransum Dasar Ruminansia. Warta penelitian dan pengembangan pertanian, 25 (3):1-2

Ilham F., Muhammad Sayuti, Tri Ananda Erwin Nugroho. 2018. Peningkatan Kualitas Jerami Padi Sebagai Pakan Sapi Potong Melalui Amoniasi Mengunakan Urea Di Desa Timbuolo Tengah Provinsi Gorontalo. Jurnal pengabdian kepada masyarakatVolume 24 No. 2, April - Juni 2018 p-ISSN: 0852-2715 | e-ISSN: 2502-7220

Kaunang, C. L. 2004. Respon Ruminan Terhadap Pemberian Hijauan Pakan yang Dipupuk Air Belerang.Disertasi. Program Pasca Sarjana IPB, Bogor.

Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami Sebagai Makanan Ternak. Cetakan pertama. Yayasan Dian Grahita Bandung-Indonesia.

Martawidjaja, M. 2003. Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pengganti Rumput Untuk Ternak Ruminansia Kecil. Wartazoa Vol 13 No. 3 tahun 2003.

Soekartiwi, 1984. Bahan Makanan Ternak Limbah Pertanian Dan Industri. BPFE Yogyakarta

Yanuartono, Purnamaningsih H, Soedarmanto Indarjulianto dan Alfarisa Nururrozi. 2007. “Potensi jerani sebagai pakan ternak”. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 27 (1): 40 - 62

Published
2019-09-13
How to Cite
Nahak, O., Kolo, M., & Sikone, H. (2019). Aplikasi Teknologi Fermentasi Jerami Padi Sebagai Sumber Pakan Alternatif Ternak Sapi Bali Untuk Mengatasi Kekurangan Pakan Di Kelompok Tani Nek’to Noapala Desa Kiuola Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU. Bakti Cendana, 2(1), 23-29. Retrieved from https://jurnal.unimor.ac.id/BC/article/view/96