PENGENALAN PERMAINAN SAINS BAGI SISWA SDK TES KECAMATAN BIKOMI UTARA, TIMOR TENGAH UTARA

  • Vinsensia Ulia Rita Sila Universitas Timor
  • Hermina Manlea Universitas Timor
  • Sefrinus M. D. Kolo Universitas Timor
Keywords: Laboratorium IPA, Permainan Sains Sederhana, SDK Tes

Abstract

Abstrak

Pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan, menimbulkan kesukaan, dan ketertarikan siswa terhadap pelajaran sains, mengenalkan beberapa macam alat sederhana dan penggunaannya, mengetahui dan melaksanakan praktikum fisika, kimia dan biologi sederhana yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia di SDK Tes.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di  SDK Tes pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017. Materi pengabdian berupa materi permainan sains, antara lain perbedaan tekanan udara, uangku terbakar uangku utuh, mengapung atau tidak mengapung, membuat magnet sederhana, memahami prinsip kayu (dayung), posisi air pada gelas besar terbalik, cangkang telur jauh lebih kuat dari yang terlihat, telur ajaib, kekuatan air, pembiasan cahaya, udara dan pembakaran, tes kerapatan.

Pelaksanaan demonstrasi tersebut dilakukan dengan menggunakan interaksi yang baik antara siswa dengan guru. Siswa tidak malu untuk bertanya dengan guru. Hal ini memudahkan siswa memecahkan masalah yang dihadapinya. Selain itu, guru tidak menggerutu atau memarahi siswa yang mengalami kegagalan dalam melakukan percobaan atau demonstrasi. Para siswa SDK Tes sangat antusias, aktif, interaktif dan tidak kaku dalam belajar IPA. Para guru  SDK Tes mengenal praktikum sains (Fisika, Kimia dan Biologi) sederhana yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

References

Biehle,J.T, MOtz, L.L & West,S.S.1999. NSta Guide To School Science Facilities, Eric.
Fraser,B.J & Mcrobbie, C.J.1995. Science Laboratory Classroom Environments At School And Universities: A Cross-National Study*. Educational Research And Evalution, 1, 289-317.
Hamid, A.A.2011. Sistem Manajemen Laboratorium IPA. Makalah.Disampaikan dalam Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Laboratorium IPA SMP/MTS bagi Pengelola (Kepala/Laboran/Teknisi) Laboratorium IPA SMP/MTS di Jurusan Fisika FMIPA UNY.
Hanuscin,D.L.2007. The Use Of Specialized Laboratory Facilities For Science In Elementary School: A Call For Research. Journal Of Elementary Science Education, 19, 59-64.
Hofstein, A & Lunetta, V.N.2004. The Laboratory In Science Education: Foundations For The Twenty-First Century. Science Education, 88, 28-54.
Hofstein, A, Navon, O., Kipnis, M. & Mamlok-Naaman, R. 2005. Developing Students’ Ability To Ask More And Better Questions Resulting From Inquiry-Type Chemistry Laboratories. Journal Of Research In Science Teaching, 42, 791-806.
Luneta, H. 2003. The Laboratory In Science Education: Foundations For The Twenty-First Century. Science Education, 88, 28-54.
Mahiruddin. 2008. Pengaruh Fasilitas dan Kompetensi pengelola terhadap Efektivitas Manajemen Laboratorium IPA SMA di Kabupaten Konawe.
Manlea, H.2017. Evaluasi Pengelolaan Laboratorium IPA SMP dan SMA di Kabupaten Belu, TTU, TTS dan Malaka. Bio-Edu, 2, 3-5.
Motz, L.L., Biehle, J.T & West, S.S. 2007. NSta Guide To Planning School Science Facilities, NSta Press.
Osborne, J. 2002. Science Without Literacy: A Ship Without A Sail? Cambridge Journal Of Education, 32, 203-218.
Sundari, R. 2008. Evaluasi Pemanfaatan Laboratorium dalam Pembelajaran Biologi di Madrasah Aliyah Negeri. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, Nomor 2, Tahun Xii, 197-212.
Published
2018-08-29
How to Cite
Sila, V., Manlea, H., & Kolo, S. (2018). PENGENALAN PERMAINAN SAINS BAGI SISWA SDK TES KECAMATAN BIKOMI UTARA, TIMOR TENGAH UTARA. Bakti Cendana, 1(1), 11-18. Retrieved from https://jurnal.unimor.ac.id/BC/article/view/13