Mitos dan Minat Kerja di Sektor Pelayaran Desa Payanassam, Pulau Kangean
DOI:
https://doi.org/10.32938/jep.v8i01.10846Keywords:
mitos, minat kerja, sektor pelayaran, laut, IkanAbstract
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak mitos terhadap minat kerja di sektor pelayaran Desa Payanassam Pulau Kangean. Penelitian ini ingin menjelaskan dan menggambarkan mengenai dampak mitos yang terjadi pada sektor pelayaran yang ada di Desa Payanassam Pulau Kangean. Laut di Desa Payanassam Pulau Kangean termasuk kaya akan ikan tapi proses penangkapan ikan belum dapat dikatakan maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian mengemukakan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Payanassam menyatakan mitos berdampak terhadap minat kerja di sektor pelayaran Desa Payanassam Pulau Kangean. Sebagian besar masyarakat menyatakan bahwa mitos sangat berdampak akan keselamatan seseorang dalam bekerja sehingga dapat mempengaruhi minat kerja. Sebanyak 24% responden menyatakan bahwa mitos tidak berdampak terhadap minat kerja sedangkan 76% responden menyatakan bahwa mitos sangat berpengaruh terhadap minat kerja di sektor pelayaran Desa Payanassam Pulau Kangean. Hal itu salah satunya dipengaruhi oleh lingkungan dan akibat dari kurangnya tingkat pendidikan serta sarana ibadah.
References
Adjei, J. K., & Sika-Bright, S. (2019). Traditional Beliefs and Sea Fishing in Selected Coastal Communities the Western Region of Ghana. Ghana Journal of Geography, 11(1), 1-19. doi:https://dx.doi.org/10.4314/gjg.v11i1.1
Andalas, E. F. (2017). Dampak dan Fungsi Sosial Mitos Mbah Bajing Bagi Kehidupan Spiritual Masyarakat Dusun Kecopokan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jurnal Puitika, 13(1), 20-31. doi:http://dx.doi.org/10.25077/puitika.13.1.20--31.2017
Andariati, L. (2019). Relevansi Mitos Kali Pemali Dengan Etika Lingkungan Islam. Jurnal Smart, 5(2), 275-290. doi:https://doi.org/10.18784/smart.v5i2.870
Asrif. (2015). Pengaruh Mitos Imbu Terhadap Pelindungan Alam Laut Kepulauan Wakatobi. Kandai, 11(1), 84-98.
Chang, S. K. (2020). Taboos/Norms and Modern Science, and Possible Integration for Sustainable Management of the Flyingfish Resource of Orchid Island, Taiwan. Sustainability, 12(8621), 1-17. doi:doi:10.3390/su12208621
Fache, E., & Breckwoldt, A. (2018). Small-scale managed marine areas over time: Developments and challenges in a local Fijian reef fishery. Journal of Environmental Management, 220(8), 253-265. doi:https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.05.029
Frost, R. (2021). Normative beliefs and economic life: A case study of the fishing industry in two communities in rural newfoundland. Marine Policy, 127(5), 104423. doi:https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104423
Jesus, P. P., Camara, A. M., Leal, M. M., Almeida, R. D., Lourenco, C. B., & Funo, I. C. (2024). Traditional knowledge and socioeconomic aspects of small-scale bivalve fishing on the Amazon coast: A case study of Iphigenia brasiliensis on the Island of Maranhão. Marine Policy, 163(5), 106076. doi:https://doi.org/10.1016/j.marpol.2024.106076
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif Cetakan ke Tiga Puluh Delapan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mustafa, M. D., Arief, A. A., Amiluddin, & Firman. (2020). Analisis Kerentanan dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nelayan Pemancing di Pulau-Pulau Kecil (Studi Kasus Pulau Barrang Caddi Kota Makassar). Jurnal IPTEKS PSP, 7(1), 151-162. doi:https://doi.org/10.20956/jipsp.v7i14.11656
Nurhayati, Subiyanto, A., & Allien, A. A. (2019). The Influence of Local Taboos and Beliefs on Social Practice of Fisheries Community in North Coast of Central Java to Develop Environment in Industrial Revolution 4.0. E3S Web of Conferences 125, 09017 (hal. 1-4). Semarang: EDP Sciences. doi:https://doi.org/10.1051/e3sconf/201912509017
Papasoka, N. L., Damamain, J. G., & Soselisa, H. L. (2019). Studi Teologi Kontekstual Mitos Eno Karang di Aru. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama, 1(1), 28-40.
Permatasari, B. F., & Habsari, N. T. (2015). Persepsi Masyarakat Desa Jiwan Terhadap Kalender Jawa Dalam Membangun Rumah. Jurnal Agastya, 5(1), 165-182.
Rahayu, Y. (2016). Kearifan Lokal Pantai Laut Selatan (Mitos Nyi Roro Kidul) sebagai Desa Wisata dan Aset Kabupaten Sukabumi. Jurnal Media Wisata, 14(2), 483-491. doi:https://doi.org/10.36276/mws.v14i2.254
Shalli, M. S. (2017). The role of local taboos in the management of marine fisheries resources in Tanzania. Marine Policy, 83(11), 71-78. doi:https://doi.org/10.1016/j.marpol.2017.08.017
Taum, Y. Y. (2013). Berbagai Mitos Tentang Laut: Mengungkap Konsep Bahari Bangsa Indonesia. Kongres Internasional Folklore Asia III, (hal. 1-10). Yogyakarta.
Tohirin. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Ulfiyati, N. S. (2020). Pemikiran Hermeneutika Rudolf Butmann: Eksistesialisasi dan Demitologisasi. Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 7(1), 29-35.
Vlachaki, M., Kokkinos, G., & Papandreou, Z. (2019). Approaching mythology in the history curriculum of compulsory education in Greece. History Education Research Journal, 16(2), 229-247. doi:https://doi.org/10.18546/HERJ.16.2.06
Yunita, G. F., & Sugiarti. (2019). Kajian Mitos dalam Novel Aroma Karsa Karya Dewi Lestari Perspektif Ekologi Budaya. Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya, 9(2), 156-173. doi:https://doi.org/10.26714/lensa.9.2.2019.156-173
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

2.png)











